Ibu adalah tiang negara. Jika ingin melihat kejayaan sebuah bangsa maka lihatlah dari bagaimana akhlaq para wanita yang di bernaung di dalamnya dan seberapa besar negara tersebut memuliakan para ibu. Begitulah kiranya ungkapan yang sudah tidak asing lagi ditelinga kita.
Hari ibu yang diperingati pada hari ini telah membuat jutaan orang terinspirasi untuk memberikan dan mengabadikan sebagai hari bakti kepada kaum perempuan yang telah melahirkan, merawat, membesarkan dan mendidik putra-putri mereka hingga menjadi sosok yang mampu berdikari bahkan mengharumkan nama bangsanya. Pada kesempatan inilah H.Cholid Mahmud, ST, MT melalui tim yang tergabung dalam Cholid Mahmud Center juga berkesempatan memberikan penghargaan Cholid Award kepada dua ibu teladan, yaitu ibu Tumidjen seorang pensiunan Guru Agama dari SMP Negeri 1 Galur yang bertempat tinggal di Srandakan, Bantul, Yogyakarta dan Ibu Asih Suryani seorang pemberdaya perempuan melalui pengembangan industri berbagai olahan barang yang sudah tidak terpakai ataupun sampah yang bertempat tinggal di Depok, Sleman, Yogyakarta.
Penghargaan yang dimotori oleh Cholid Mahmud center ini, dimaksudkan sebagai apresiasi kepada ibu-ibu pilihan masayarakat yang dinilai layak dan patut untuk diberikan penghargaan sebagai ibu teladan karena kontribusinya yang besar. Adapun penilaian yang dilakukan di dasarkan pada kesuksesannya sebagai wanita muslimah berprestasi baik di dalam lingkungan keluarganya dan kontribusinya di dalam masyarakat. Pemilihan Cholid Award ini dilakukan melalui seleksi email yang dikirimkan masyarakat Jogja ke pakcholidmahmud@gmail.com maupun melalui Sms Center Cholid Comunity di 085729288388. Dan akhirnya pilihan dijatuhkan kepada Ibu Tumidjem dan Ibu Asih.
Sosok Ibu Tumidjem adalah seseorang yang dalam usia masih muda harus mendidik dan membesarkan putra-putranya sendirian karena suaaminya meninggal dunia. Ibu yang berprofesi sebagai guru ini dengan keteguhannya mampu mendorong putra-putranya untuk bekerja keras dalam bidang yang mereka tekuni tanpa paksaan sama sekali, sehingga ketiganya mampu berdikari sesuai profesinya. Bahkan dengan tangannya sendiri putra-putranya mampu menyelesaikan kuliah di Universitas bergensi di tanah air. Selain itu beliau mampu menjadi inspirator bagi siswa didiknya, terbukti dari orang yang mempromotori beliau mendapatkan Cholid Award adalah mantan peserta didiknya. Lain halnya dengan Ibu Asih Suryani, karena kontribusinya dalam mengelola dan memberdayakan sampah menjadi barang yang tadinya tidak berdaya guna menjadi barang yang berhasil guna, akhirnya Ibu Asih berhasil membuka lapangan pekerjaan yang mampu memberdayakan ibu-ibu sekitar untuk berkarya dan membantu ekonomi keluarga melalui usaha recycle sampah.
Cholid Award yang disampaikan oleh istri Cholid Mahmud atau drg.Saptorini secara langsung ke rumah nominator terpilih ini ternyata mampu membuat surprise dan menghangatkan ikatan silaturahim antara yang bersangkutan, promotor dan tim cholid mahmud center.
Fitra Haryadi
Manager Cholid Mahmud Center
0274 9330 330