Dalam rangka menerima kunjungan kerja DPD RI (wakil dari DIY, Jum’at (16/10) ) DPRD Provinsi DIY melangsungkan pertemuannya di Ruang lobby. Kunjungan kerja tersebut selain dalam rangka silaturahmi dengan anggota DPRD Provinsi DIY bertujuan untuk mensosialisasikan lembaga DPD-RI. Selain itu juga akan membicarakan hal-hal yang relevan dalam ketugasan dan fungsi DPD-RI. Diterima oleh ketua dan wakil sementara Nuryadi dan Kol (Purn) Sukedi yang didampingi seluruh anggota DPRD yang hadir dalam kesempatan tersebut. Hadir dalam rombongan tersebut H. Cholid Mahmud, Hafidh Asrom, dan Afnan Hadikusumo sedangkan Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas tidak dapat hadir karena sesuatu hal.
Disampaikan oleh Cholid Mahmud perihal tentang ketugasan, DPR-RI sebagai wakil daerah yang bertugas menyampaikan aspirasi masyarakat dari daerah yang memilihnya. Selain itu fungsi DPD-RI adalan menghindari kesenjangan yang timbul antara daerah-daerah dengan pusat, Ungkap beliau. Disinggungnya mengenai RUUK yang sampai saat ini belum terselesaikan, kursi anggota DPD-RI dari DIY melakukan rapat pembahasan RUUK DIY adalah 1 kursi dari 32 kursi dari seluruh indonesia. Jadi seandainya diberlakukan voting untuk medapatkan sebuah keputusan 1 anggota harus berhadapan dengan 32 anggota. Oleh karena itu jalur aspirasi dari parpol yang mengarah ke perjuangan kedaerahan adalah lebih tepat.
Sementara itu kabar gembira buat masyarakat yogyakarta juga disampaikan. “bbiaya kesehatan Insya Allah akan gratis jika anggaran dari pusat dikelola oleh provinsi. Selain itu DPD, DPRD provinsi dan DPRD kabupaten/kota harus kompak untuk memperjuangkan di bidang kesehatan masyarakat.” Ungkap Afnan Hadikusumo. Beliau juga menambahkan untuk anggaran jamkesos yang sudah ada harus dipertahankan. Kekurangan anggaran sekitar 10 M bias diambilkan dari subsidi silang” Tambah beliau. Diakhir kalimatnya beliau menegaskan, mari kita perjuangkan agar kesehatan benar-benar gratis.
Sumber: http://www.dprd-diy.go.id,17-10-2009