Dari Umat Untuk Semua, Dari Jogja Untuk Indonesia

Ir. H. Cholid Mahmud M.T
Dari Umat Untuk Semua, Dari Jogja Untuk Indonesia

 

Ir. H. Cholid Mahmud, M.T., putra pertama K.H. Zaenal Mahmud, B.A., pengasuh Pondok Pesantren Sabilul Khairaat, Tengaran, Semarang ini lahir di Semarang, 13 Januari 1966. Meski putra kiai, setelah lulus SMAN I Salatiga, beliau melanjutkan kuliah S1 di Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik UGM. Kemudian aktivis yang pernah memimpin majalah Claperon FT UGM ini menempuh S2 di kampus yang sama dengan Spesialisasi Beton dan Teknologi Pasir. Karenanya, selain dikenal sebagai seorang ustadz dan da`i yang mumpuni, keilmuan dan kepeduliannya pada saat terjadi gempa di DIY-Jateng 2006 yang lalu membawa beliau dikenal sebagai “pakar gempa bumi” di Yogyakarta.

Mantan Ketua Umum Jama`ah Shalahuddin UGM (1988-1989) ini sejak dari mahasiswa sudah aktif berdakwah dan membina masyarakat DIY. Selain menjadi Dosen di Fakultas Teknik Universitas Cokro Aminoto Yogyakarta (UCY), beliau juga bergiat di Biro Diklat dan Pengembangan DDII Perwakilan DIY, menjadi pembimbing haji di KBIH Multazam, serta mengasuh Pondok Pesantren Mahasiswa Islamic Centre Al-Muhtadin, Seturan, Catur Tunggal, Depok, Yogyakarta. Bersama mubaligh kondang, K.H. Drs. Sunardi Syahuri, beliau juga menjadi Pembina Konsorsium Yayasan MULIA yang menaungi pengelolaan sekolah-sekolah Islam Terpadu dari tingkat TKIT s.d. SMAIT di Kota Yogyakarta. Mantan Anggota Komisi II DPRD Propensi DIY ini juga berkiprah menjadi Koordinator Kaukus Parlemen Bersih DIY.

Dari rekam jejak dan peran amaliyahnya, serta pemahaman dan kepedulian beliau pada permasalahan daerah dan masyarakat DIY ini maka wajarlah jika beliau terpilih menjadi salah satu anggota DPD RI Periode 2009-2014 mewakili DIY. Beliau secara sederhana bekerja dengan krida “Dari Ummat untuk Semua”. Krida ini senantiasa memberi semangat dan menginspirasi H. Cholid Mahmud dalam memperjuangkan aspirasi ummat dan daerah untuk membuat semakin “tata titi ayem tentrem kerta raharja”-nya DIY dan NKRI serta menjiwai tekadnya untuk mengayomi semua elemen bangsa dan Negara.

Kiprahnya di  kancah Nasional sebagai anggota DPD RI selama ini ternyata mendapat apresiasi positif masyarakat dan oleh para koleganya. Maka wajarlah jika pada tahun sidang 2009-2010, H. Cholid Mahmud langsung terpilih menjadi Wakil Ketua Badan Kehormatan (BK) dan anggota Komite IV DPD RI yang membidangi anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN); pajak; perimbangan keuangan pusat dan daerah; lembaga keuangan; dan koperasi, usaha mikro, kecil, dan menengah.

Pada tahun sidang berikutnya, 2010-2011, Cholid Mahmud malah dipercaya menjadi Ketua Badan Kehormatan (BK) lembaga negara yang beranggotakan para “senator” dari berbagai daerah NKRI ini. Di masa kepemimpinannya, BK DPR RI berhasil merumuskan Tata Beracara Badan Kehormatan Anggota DPD RI, melakukan uji sahih, dan mengawalnya sehingga ditetapkan di Sidang Paripurna DPD RI. Beliau sendiri, pada masa sidang I Tahun Sidang 2011-2012 mendapat penghargaaan dari Badan Kehormatan DPD RI SEBAGAI ANGGOTA DPD RI YANG PRESENTASI KEHADIRANNYA TERKATAGORIKAN SEMPURNA, YAKNI 94 %. Penghargaan yang sama juga diperoleh H. Cholid Mahmud pada Masa Sidang II Tahun Sidang 2011-2012 dengan presentasi kehadiran: 100 %.

Kiprahnya di Komite IV mengantar beliau pada tahun sidang 2011-2012 terpilih menjadi Ketua Komite IV DPD RI. Amanah ini menjadikan H. Cholid Mahmud harus sering tampil di berbagai dialog mengenai anggaran negara serta menjadi saksi gugatan uji materiil (judicial review) terhadap UU No 33/2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah di Persidangan Mahkamah Konstitusi (MK). Selain itu, Cholid Mahmud juga terpilih menjadi anggota Panitia Akuntabilitas Publik (PAP) dan anggota Badan Legitasi DPD RI untuk uji materiil (judicial review) terhadap UU MD 3.

Atas dasar kearifan dan rasa kebersamaan yang tinggi sesama anggota DPD RI dari daerah pemilihan DIY, peran angggota dalam komite-komite DPD RI dibagi dan dipergilirkan. Setelah selama lebih 5 tahun berkiprah di Komite IV DPD RI, pada Tahun Sidang 2015 -2016 ini giliran beliau mendapat amanah berkhitmat di Komite I yang membidangi Pemerintahan, termasuk Pemerintahan Desa. Oleh karena itu, H. Cholid Mahmud tak henti-hentinya berjuang memberdayakan masyarakat dan Pemerintahan Desa, mengingat di desa-desa lah biasanya tersembunyi kantong-kantong kemiskinan. Berbagai kegiatan digelar, diantaranya menyelenggarakan Seminar UU Desa, roadshow Sosialisasi UU Desa ke Kepala Desa se-Bantul, Kulon Progo dan Gunung Kidul. Pada tahun 2014, H. Cholid Mahmud menyelenggarakan Evaluasi Implentasi Dana Desa, dan pada 28 Maret 2016 H. Cholid Mahmud menyelenggarakan seminar: Optimalisasi Dana Desa dengan mengundang Kepala desa-kepala desa se-DIY di Gedung Serbaguna Adi Sucipta, Jalan Ringroad Timur, Blok O, Banguntapan, Yogyakarta.

Di tengah kesibukan beliau menjadi anggota DPD RI, H. Cholid Mahmud tetap menyempatkan diri  melakukan pembinaan da`i, mengasuh pesantren dan menyelenggarakan berbagai daurah (pelatihan) SDM,  mengisi pengajian dan taklim di berbagai kalangan di DIY dan DKI. Bahkan beliau juga berhasil merintis dan mengembangkan majelis taklim para staf dan karyawan Sekretariat Jenderal DPD RI. Sebelumnya, beliau juga sering diundang mengisi pengajian dan pelatihan di beberapa negera tetangga.

Gaji dan berbagai fasilitas beliau sebagai anggota DPD RI, hanya sebagian kecil saja yang dinikmati beliau bersama keluarga, karena sebagian besar gaji  dan fasilitas tersebut sengaja digunakan untuk mendanai berbagai program pemberdayaan masyarakat yang digelar bersama timnya, di The Cholid Mahmud Center (CMC) Yogyakarta. Bahkan, sampai diundang oleh maysarakat Indonesia yang berada di UK (Inggris).

Semoga Allah SWT senantiasa memberi petunjuk, bimbingan, dan kekuatan kepada Beliau dalam berdakwah dan berjuang untuk ishlahul ummah kaaffah [melakukan perbaikan kehidupan masyarakat dan Negara secara menyeluruh] di Negeri tercinta ini. Aamiin. [M. I. Sunnah].

Aspirasi yang sudah di tindak lanjuti dapat dilihat